Kunjungan Universitas Brawijaya ke Direktorat Kemahasiswaan
Doa Pagi Bersama Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc, Ph.D. Turut Doa Pagi Bersama Ditmawa.
Erwina Salsabila dari FISIPOL terpilih sebagai MAPRES UGM 2014
Sosialisasi GEMASTIK 2014
"Membumikan GemasTIK di UGM"
Kunjungan Direktur Kemahasiswaan IPB ke Direktorat Kemahasiswaan UGM
Kunjungan Mahasiswa Universiti Malaya
Outbound Inisiasi Mahasiswa Program SP2KM.
Berkarakter, (siap) Berbagi, (siap) Menginspirasi
Silaturahmi Tim Sanggar Kesenian Aceh Setelah dari Nepal
Upacara Pelepasan Rampoe UGM dalam Rangka Diplomasi Budaya ke Eropa

Panduan Pembinaan MTQ Mahasiswa Tingkat Nasional XII Tahun 2011 di Universitas Muslim Indonesia Makassar bagi Mahasiswa UGM

Written by admin on . Posted in Pengumuman

1. Peserta adalah mahasiswa aktif UGM pada program Diploma, Strata I, dan Strata II yang dinyatakan sebagai peserta terbaik dalam MTQ Mahasiswa UGM 2010 kecuali cabang debat bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia. 2. Batas usia bagi mahasiswa peserta, minimal 17 tahun dan  maksimal 25 tahun yang terhitung tanggal 1 Januari 2011. 3. Ketentuan cabang musabaqah: Musabaqah Tilawatil Qur’an a. Diikuti oleh qari’ (putra) atau qari’ah (putri). b. Bacaan dengan martabat mujawwad, yaitu bacaan Al-Qur’an yang mengandung nilai ilmu membaca (tajwid), seni (lagu dan suara) dan etika (adab) membaca. c. Qira’at (bacaan) yang dipakai adalah qira’at Imam ‘Ashim riwayat Hafs dengan martabat mujawwad. d. Maqra’ (materi bacaan) dari juz 1 – 30. Peserta wajib membaca maqra’ yang ditetapkan oleh panitia lewat undian. e. Jumlah lagu minimal 5 (lima) buah lagu dengan lagu pertama adalah  lagu Bayati/Husaini. f. Maqra’ ditetapkan oleh panitia 2 hari sebelum tampil. g. Penentuan giliran tampil dilakukan sebelum acara musabaqah. h. Waktu tampil lomba : 6 – 9 menit. i. Peserta dengan nilai tertinggi (putra dan putri) dinyatakan lolos sebagai calon peserta cabang tilawah. Musabaqah Hifzhil Qur’an 1 juz (juz 1 atau juz  30) a. Diikuti oleh hafidz (putra) dan hafidzah (putri). b. Bacaan dengan martabat murattal dan menggunakan qira’at Imam ‘Ashim riwayat Hafs serta Mushaf Bahriah (Al-Qur’an pojok). c. Materi pertanyaan diambil 1 juz adalah juz 1 atau juz 30 dengan panjang bacaan ditentukan Dewan Hakim berdasarkan lamanya waktu membaca. Jumlah pertanyaan untuk masing-masing peserta sebanyak 3 buah. d. Soal peserta ditentukan pada saat akan tampil e. Peserta dengan nilai tertinggi (putra dan putri) dinyatakan lolos sebagai calon peserta cabang Hifzhil Qur’an 1 Juz. Musabaqah Hifzh Al-Qur’an 2 juz (juz 2 dan juz  3) a. Dapat diikuti oleh hafizh (putra) dan hafizhah (putri). b. Materi pertanyaan diambil dari juz 2 dan juz 3 dengan panjang bacaan ditentukan Dewan Hakim berdasarkan lamanya waktu membaca. Jumlah pertanyaan untuk masing-masing peserta sebanyak 3 buah. c. Soal peserta ditentukan pada saat akan tampil d. Peserta dengan nilai tertinggi (putra dan putri) dinyatakan lolos sebagai calon peserta cabang Hifzhil Qur’an 2 Juz. Musabaqah Khathil Qur’an a. Diikuti khathath (putra) dan khaththatah (putri) dengan satu golongan, yaitu golongan dekorasi. b. Materi musabaqah adalah ayat-ayat tertentu yang akan disampaikan panitia pada saat pelaksanaan musabaqah dengan menggunakan 2 (dua) jenis gaya tulisan khath seperti Naskhi, Riq’iy, Tsulutsi, Diwani, Farisi, dan Kufi. c. Tempat lomba bisa merupakan arena tertutup dan  antar peserta harus diberikan jarak (berjauhan), menghadap ke satu arah (tidak berhadapan). d. Perlengkapan peserta seperti meja, kursi, dan media papan/triplek disiapkan panitia, sedangkan mistar, cat berwarna, pena gambar dan perlengkapan lainnya disiapkan peserta yang bersangkutan. e. Penentuan meja peserta dilaksanakan 30 menit sebelum musabaqah dimulai. f. Peserta ditempatkan sesuai dengan nomor peserta pada meja dan peserta mendapatkan perlengkapan. g. Panitia membagikan ayat-ayat Al Qur’an yang dilombakan. h. Waktu yang disediakan selama 6 jam. i. Dua peserta dengan nilai tertinggi (putra dan putri) dinyatakan lolos. Musabaqah Fahmil Qur’an a. Adalah jenis lomba pemahaman atau pendalaman Al-Qur’an dengan penekanan pada pengungkapan ilmu Al-Qur’an dan pemahaman kandungan ayat dalam bentuk cerdas-cermat. b. Materi pokok, yaitu materi kuliah pendidikan agama Islam di perguruan tinggi yang meliputi aqidah, syari’ah, akhlak, ulumul Qur’an, bahasa arab & Inggris, menerjemahkan Al-Qur’an, Hadist, Kemasyarakatan, lingkungan hidup, kependudukan, kesejahteraan, kerukunan, ilmu pengetahuan & teknologi, dan lain-lain. c. Materi tambahan meliputi ilmu tajwid, menjelaskan/mensyarahkan maksud ayat, ilmu tafsir, kisah-kisah dalam Al-Qur’an, sejarah Islam (tarikh), sejarah perkembangan Islam di Indonesia, dan lain-lain. d. Materi disajikan dalam bentuk soal yang terdiri atas dua macam, yaitu soal lontaran dan soal rebutan. e. Peserta bersifat perorangan, baik putra maupun putri. f. Posisi meja peserta ditentukan 30 menit sebelum lomba dimulai. g. Setiap peserta memperoleh soal lontaran sebanyak 10 soal dengan cara mengambil amplop soal yang telah disediakan. Selain itu dalam setiap penampilan diberikan soal rebutan sebanyak 10 soal yang diperebutkan oleh  setiap peserta yang tampil h. Lama penampilan tidak dihitung dengan waktu, melainkan dengan berakhirnya pertanyaan rebutan terakhir. i. Tiga peserta dengan nilai tertinggi dinyatakan lolos. Lomba Pidato Kandungan Al-Qur’an a. Lomba pidato kandungan Al-Qur’an adalah cabang lomba yang mengungkapkan isi kandungan Al-Qur’an dengan cara menampilkannya dalam pidato. b. Diikuti secara perorangan (putra atau putri). c. Materi  musabaqah adalah berbagai topik yang memiliki landasan ayat-ayat Al-Qur’an yang terdiri atas aqidah, ibadah, akhlak, kemasyarakatan dan lainnya. d. Waktu penampilan selama 5-8 Menit e. Setiap peserta tampil di panggung secara bergantian sesuai urutan tampil. f. Ucapan salam disampaikan oleh peserta di awal dan akhir penampilan. g. Satu peserta dengan nilai tertinggi dinyatakan lolos sebagai calon peserta cabang Syarhil Qur’an Lomba Puitisasi Kandungan Al-Qur’an a. Lomba puitisasi kandungan Al-Qur’an adalah cabang lomba yang mengungkapkan isi kandungan Al-Qur’an dengan cara menampilkannya dalam bentuk puisi. b. Diikuti secara perorangan (putra atau putri). c. Materi  musabaqah adalah berbagai terjemahan dari ayat-ayat pilihan dari Al-Qur’an. d. Penentuan giliran tampil dilakukan sebelum acara musabaqah e. Penentuan topik bahasan ditetapkan sehari sebelum tampil. f. Setiap peserta tampil di panggung secara bergantian sesuai urutan tampil. g. Waktu penampilan selama 5-8 Menit h. Peserta tidak perlu menyampaikan ucapan salam di awal dan akhir penampilan. i. Satu peserta dengan nilai tertinggi dinyatakan lolos sebagai calon peserta cabang Syarhil Qur’an Lomba Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an a. Diikuti secara perorangan (putra atau putri) atau beregu, yang terdiri dari putra semua atau putri semua, atau campuran (maksimal 3 orang). b. Peserta menyusun kembali karya tulis yang telah diikutsertakan sesuai dengan catatan dari juri dan panitia. c. Format tulisan: cover, pengesahan, isi (pendahuluan, landasan teori, metodologi, pembahasan, analisis, kesimpulan, rekomendasi, dan daftar pustaka), biodata penulis, dan lampiran (jika perlu). d. Naskah ditulis menggunakan Bahasa Indonesia baku sesuai EYD. e. Jumlah halaman isi minimal 10 halaman dan maksimal 20. f. Peserta bebas untuk mendapatkan bimbingan dari dosen yang dianggap mampu membimbing. g. Peserta mengumpulkan kembali karya tulis yang telah direvisi paling lambat hari Jum’at, 25 Februari 2011 di Dirmawa UGM. h. Makalah dengan nilai tertinggi dinyatakan lolos. Lomba Debat Ilmiah kandungan Al Qur’an dalam bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia a. Debat  ilmiah kandungan Al Qur’an adalah perdebatan tentang suatu masalah yang disampaikan secara nalar dan argumentatif yang di dalamnya terdapat nilai-nilai berdasarkan Al Qur’an dan Hadits Nabi b. Diikuti secara perorangan (putra atau putri). c. Waktu debat selama 30 menit dibagi menjadi empat bagian, yaitu paparan dari pihak pro (10 menit), tanggapan dari pihak kontra (10 menit), jawaban dari pihak pro (5 menit), dan tanggapan dari pihak kontra (5 menit). d. Tema dalam lomba debat ini adalah: pemanasan global, kesetaraan gender, keadilan ekonomi, pluralisme agama, fertilisasi, dan aborsi e. Pelaksanaan lomba pada hari Ahad, 27 Februari 2011, di masjid kampus UGM pada jam 08.00 – selesai. f. Lomba dilaksanakan dalam dua babak, yaitu babak penyisihan dan babak final. Setiap babak dibagi dalam sesi-sesi perlombaan yang diikuti masing-masing oleh dua peserta. Peserta babak final adalah empat peserta dengan nilai tertinggi pada babak penyisihan dan diambil dua peserta terbaik dengan nilai tertinggi dengan perlombaan dalam dua sesi. g. Pendaftaran di Direktorat Kemahasiswaan UGM pada tanggal 16 – 25 Februari 2011 setiap hari kerja. h. Persyaratan pendaftaran: mengisi formulir, menyerahkan fotokopi KTM dan pas photo berwarna 3 x 4 cm sebanyak dua lembar. i. Pendaftaran tidak dipungut biaya. Contact Person: Afif (085727371041)

Comments

comments